
Perayaan Hari Guru di
SMPN 2 Sijuk tahun ini menjadi momen bersejarah yang diwarnai oleh partisipasi langsung guru sebagai petugas upacara. Inovasi ini memberikan nuansa yang lebih mendalam dan pribadi dalam perayaan yang setiap tahunnya diantisipasi ini.
Pada puncak upacara bendera, seorang guru memberikan amanat yang penuh makna kepada seluruh siswa dan staf sekolah. “Hargailah guru-guru kalian, karena dari guru-guru itulah kalian menjadi orang-orang hebat di masa depan,” ujar pembina upacara, memberikan inspirasi yang menyentuh hati kepada seluruh hadirin.
Amanat tersebut menyoroti peran krusial guru dalam membentuk karakter dan mengarahkan potensi siswa ke arah yang positif. Siswa-siswi terdiam sejenak, merenungkan makna kata-kata yang disampaikan, sebelum memberikan tepuk tangan meriah sebagai ungkapan terima kasih mereka kepada para pendidik.
Setelah upacara bendera, suasana kemudian berubah menjadi penuh keceriaan dengan dimulainya acara apresiasi kepada beberapa guru yang telah memberikan kontribusi besar di SMPN 2 Sijuk. Nama-nama seperti Apripayadi, Apriamadani, Azhari, Nurzuliati, Dina, Andre, dan Arzawi menjadi sorotan utama dalam acara ini.
Pak Apripayadi, salah satu guru yang mendapat apresiasi, menyampaikan rasa syukurnya. “Ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi lebih kepada rasa diterima dan dihargai oleh anak-anak dan rekan kerja. Ini adalah hadiah terindah di Hari Guru,” katanya sambil tersenyum.
Acara dilanjutkan dengan tukar kado yang penuh keceriaan. Siswa-siswi dengan antusias memberikan hadiah mereka kepada guru-guru pilihan mereka. Tertawa dan candaan riang mengisi ruangan, menciptakan iklim keakraban antara guru dan murid.
Ibu Rita, Kepala Sekolah SMPN 2 Sijuk, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif unik dalam perayaan Hari Guru kali ini. “Partisipasi guru sebagai petugas upacara dan apresiasi yang diberikan kepada rekan-rekan guru merupakan bentuk kebersamaan dan kekeluargaan di SMPN 2 Sijuk,” ungkapnya.
Perayaan Hari Guru di SMPN 2 Sijuk tahun ini bukan hanya sebagai seremoni formal, tetapi juga sebagai ungkapan nyata kasih sayang dan apresiasi dari siswa-siswi kepada guru-guru mereka. Momentum kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi guru-guru dalam melanjutkan perjuangan mereka dalam membimbing dan membentuk generasi penerus yang lebih baik.
Oleh: Rizky Sutiadi, S.Pd.
